Kerusakan Jalan Lingkar Sorong Disebabkan Karena Kondisi Tanah Kurang Stabil dan Intensitas Kendaraan Berat Sering Melintas

Sorong,sorotpapua.id – Permasalahan cepat rusaknya jalan tidak selalu disebabkan oleh bahan pembuatan jalan yang tidak sesuai. Kondisi tanah yang buruk dan tidak stabil juga dapat menjadi salah satu penyebab adanya jalanan yang tidak kokoh dan bisa cepat rusak dengan sendirinya.
Apalagi ditambah dengan terlalu sering dilewati kendaraan berat dan bila kendaraan tersebut kelebihan muatan atau ODOL (Over Dimensi Over Load) bisa rusak juga. Kendaraan yang kelebihan muatan dapat menyebabkan jalan tersebut menjadi rusak dalam waktu singkat.
Hal ini banyak terjadi di jalan aspal atau cor karena kendaraan berat memang tidak dianjurkan melewati jalanan tersebut. Sebab, hal itu akan menyebabkan perkerasan pada permukaan aspal menjadi lunak dan lentur sehingga mudah rusak.
Kondisi tersebut juga terjadi di beberapa titik jalan nasional lingkar Sorong.Karena kondisi tanah yang buruk dan tidak stabil mengakibatkan jalan tersebut mengalami kerusakan

Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Papua Barat Daya,Wahjudi Afendi, S.T., M.T saat di konfirmasi sorotpapua.id,Kamis(09/7/2026) menjelaskan bahwa,kerusakan jalan lingkar Sorong pada beberapa segmen disebabkan karena kondisi tanah kurang baik
Selain itu,intensitas kendaraan berat dengan muatan galian C serta kendaraan logging kayu yang sering melintasi jalan tersebut menyebabkan jalan mengalami kerusakan
“Namun kami dari Satker 1 Papua Barat Daya dengan alokasi anggaran pemeliharaan rutin yang di alokasikan tahun ini terus berupaya melakukan langkah langkah perbaikan agar memastikan jalan tetap fungsional”ujar Wahjudi
Wahyjudi menambahkan bahwa,perbaikan terhadap kerusakan pada segmen pekerjaan lingkar Sorong tahap 1 sedang dikerjakan saat ini.Pada intinya jalan yang mengalami kerusakan sedang dalam pengerjaan agar tetap fungsional dan aman dilalui”pungkasnya(pw)




