Pemkab Teluk Bintuni Siapkan Tiga Pilar Utama Revitalisasi Bagi Pengungsi Moskona

Teluk Bintuni,sorotpapua.id – Memulangkan dan memperhatikan pengungsi ke daerah asal mereka secara aman merupakan salah satu prioritas utama dalam penanganan pengungsi jangka panjang.
Untuk memenuhi komitmen tersebut maka, setidaknya ada tiga pilar utama revitalisasi yang disiapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni bagi pengungsi Moskona
Revitalisasi tersebut meliputi ,yang pertama adalah revitalisasi perumahan warga melalui dinas PUPR dan dinas perumahan untuk memperbaiki rumah yang rusak agar layak huni, aman, dan manusiawi.
Yang Kedua yakni, revitalisasi layanan air bersih yang selama ini terputus sebagai kebutuhan paling dasar masyarakat.
Dan Ketiga adalah, revitalisasi pelayanan pemerintahan distrik dengan mengaktifkan kembali roda pemerintahan.
Pemkab Teluk Bintuni dibawah kepemimpinan Bupati Yohanis Manibuy menargetkan, proses pemulangan pengungsi dibarengi dengan rehabilitasi bangunan pendidikan dan perumahan layak huni bagi Masyarakat tuntas sebelum Natal 2026,merupakan kado kemanusiaan bagi masyarakat Moskona.
“Kami berkunjung ke distrik moskona utara untuk melihat secara dekat kondisi di lapangan. kunjungan ini dalam rangka persiapan pemulangan pengungsi keluarga besar moskona utara dan utara jauh. kami sudah lihat sekolah, puskesmas, dan sarana penunjang lainnya, dan kami akan melakukan perbaikan rumah-rumah yang rusak,”jelas Bupati
“Untuk pemerintah distrik,segera kembali ke kantor pemerintahan untuk melakukan operasional kembali dan melakukan pembersihan lokasi, sehingga melayani masyarakat di moskona utara dan utara jauh,”
Langkah komprehensif ini menjadi pendekatan pemulihan pasca konflik yang utuh. tidak hanya mengembalikan warga secara fisik, tetapi menghadirkan kembali negara melalui pelayanan, dari atap rumah yang layak, air bersih yang mengalir, hingga kantor distrik yang kembali melayani.
Dengan gerakan rehabilitasi ini, pengungsi diharapkan tidak hanya pulang, tetapi pulang untuk hidup lebih baik, aman, dan bermartabat di tanah kelahiran mereka sendiri(bes/pw)



